Jenis Jenis Termometer

Jenis Jenis Termometer – Termometer atau dikenal dengan nama latin thermo yang memiliki fungsi untuk mengukur temperatur ataupun perubahan suhu. Termometer mempunyai prinsip kerja yang bermacam – macam, namun yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa.

Jenis Jenis Termometer

Berdasarkan cara kerjanya, termometer dibagi dalam beberapa jenis. Berikut ini jenis termometer berdasarkan cara kerjanya :

1. Termokopel

Termekopel merupakan sebuah alat sensor suhu yang penggunaanya sebagai media untuk  mengubah perbedaan suhu dalam benda menjadi perubahan tegangan listrik atau voltase. Termekopel yang sederhana memiliki jenis konektor standar yang sama. Tidak hanya itu, termekopel sederhana juga dapat diaplikasikan untuk mengukur temperatur di jangkauan suhu yang atut besar dengan batas kekeliruan pengukuran kurang dari 1°C.

2. Termometer Inframerah

Alat ukur yang sudah dibekali dengan kecanggihan untuk mendeteksi temperatur secara optik selama objek diamati, selain itu radiasi energi sinar inframerah dapat diukur, serta disajikan sebagai suhu. Alat ini dapat melakukan pengukuran dengan cepat dan cermat melalui objek dari kejauhan dan tanpa disentuh.

3.Termistor

Termistor merupakan sebuah komponen atau bisa disebut dengan messfühler elektronika yang dapat diaplikasikan dalam pengukuran suhu. Termistor ini memiliki prinsip berbasis perubahan nilai tahanan yakni jika suhu atau temperatur yang mengenai termistor indonesia berubah. Termistor yang merupakan gabungan dari kata termo yang berarti suhu,  dengan resistor yang memiliki arti alat pengukur tahanan.

4. Termistor

Termistor atau dalam kata lain thermistor yang berarti alat atau komponen atau messfühler elektronika yang dapat dipakai untuk mengukur suhu. Termistor ini memiliki prinsip berbasis perubahan nilai tahanan yakni jika suhu atau temperatur yang mengenai termistor indonesia berubah. Termistor yang merupakan gabungan dari kata termo yang berarti suhu,  dengan resistor yang memiliki arti alat pengukur tahanan.

5. Termometer Bimetal Mekanik

Bimetal merupakan termometer yang berasal dari kata bi bertanda dua sedangkan kata material berarti logam, sehingga bimetal berarti “dua logam. Termometer ini merupakan jenis termometer yang terbuat dari kepingan logam yang punya koefisien muai berbeda yang dikeling (dipelat) menjadi satu

6. Termometer Alkohol

Dalam pengukurannya termometer alkohol ini menggunakan vin sebagai media pengukurnya. Termometer ini memiliki isi yang tidak beracun tetapi dapat menguap dengan cepat. Bagian ruang dalam tepatnya bagian atas cairan ialah campuran dari nitrogen lalu uap dari cairan. Sehingga dengan meningkatnya suhu maka volumenya naik. Termometer ini dirancang dalam bentuk transparan sehingga cairan yang dibuat harus terlihat dengan penambahan pewarna merah / biru.

7. Termometer Klinis

Jenis termometer ini merupakan jenis termometer yang digunakan secara khusus untuk mendiagnosa penyakit, biasanya diisi dengan menggunakan air raksa atau alkohol. Terdapat bagian lekuk yang sepit yang terletak dibagian atas wadahnya yang berfungsi untuk menjaga supaya suhu yang ditunjukkan setelah pengukuran tidak berubah setelah termometer diangkat dari badan pasien. Thermometer ini memiliki skala pada termometer ini antara 35°C sampai 42°C.

8. Thermometer Laboratorium

Thermometer yang bekerja dengan menggunakan cairan air raksa atau alkohol.Apabila cairan bertambah panas maka air raksa atau alkhohol akan memuai sehingga dapat menambah skalanya. Ukuran pipa pada thermometer ini harus dibuat kecil atau disebut dengan pipa kapiler agar peka terhadap perubahan suhu maka dinding termometer (reservoir) dibuat setipis mungkin dan bila memungkinkan dibuat dari bahan yang konduktor.

9. Termometer Ruangan

Jenis termometer yang satu ini memiliki fungsi untuk mengukur suhu pada ruangan. Sebenarnya cara kerja termometer ini sama seperti termometer yang lain, akan tetapi hanya beda pada skalanya . Thermometer ruangan ini memiliki skala berkisar antara -50°C sampai 50°C .

10. Termometer Digital

Termometer digital diciptakan dengan prinsip kerja yang sama seperti termometer yang lainnya yaitu pemuaian. Termometer digital ini mengaplikasikan sensor suhu berupa logam yang kemudian akan memuai dan pemuaiannya ini dialihkan  oleh rangkaian elektronik dan ditampilkan dalam bentuk angka yang langsung bisa dibaca.

Cara Mengukur Suhu Tubuh dengan Termometer

Untuk mengukur suhu tubuh dengan termometer ada tiga cara yang dapat digunakan yaitu melalui dubur, mulut dan dibawah ketiak. Namun ada hal yang perlu diketahui bahwa jika mengukur suhu melalui dubur suhu yang di ukur lebih tinggi 0,5 derajat celcius dibandingkan suhu yang diukur melalui mulut. Lalu untuk suhu yang diukur di bawah ketiak lebih rendah 0,5 derajat celcius apabila dibandingkan dengan suhu yang diukur melalui mulut. Beberapa cara tadi dapat digunakan berdasarkan situasi dan kondisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *