Tingkat Kekeruhan Air – NTU

Tingkat Kekeruhan Air – Air dikatakan keruh jika air tersebut memiliki kandungan begitu banyak partikel material yang tersuspensi sehingga memberikan warna atau rupa yang berlumpur dan kotor. Bahan-bahan yang mengakibatkan kekeruhan yakni lumpur, bahan-bahan organik yang tersebut secara baik dan partikel-partikel yang tersuspensi lainnya.

Kekeruhan AIr

Tingkat Kekeruhan Air – NTU

Nephelometer merupakan suatu alat yang berguna untuk melakukan pengujian kekeruhan yang memberikan hasil dalam satuan Nephelometric Turbidity Unit (NTUs). NTUs merupakan unit standar untuk mengukur kekeruhan. Pada nephelometri serta turbidimetri, sumber cahaya diproyeksikan melalui sampel cairan yang disimpan dalam wadah sampel transparan. Umumnya, nephelometri menggunakan sumber cahaya yang memiliki panjang gelombang relatif singkat (misalnya, 500 nm sampai 800 nm) dan ampuh digunakan untuk menemukan partikel dengan ukuran sangat kecil.

Sedangkan, turbidimetri biasanya menggunakan sumber cahaya yang memiliki panjang gelombang lebih panjang (misalnya, 800 nm sampai 1100 nm) dan efektif digunakan untuk mengetahui partikel dengan ukuran yang lebih besar. Apabila seberkas cahaya dilewatkan melalui sampel keruh, intensitasnya dikurangi dengan hamburan, dan jumlah cahaya yang tersebar tergantung pada konsentrasi serta pembagian ukuran partikel. Dalam nephelometri intensitas cahaya yang tersebar diukur, namun dalam turbidimetri, intensitas cahaya yang ditransmisikan melalui sampel diukur.

Turbidity atau kekeruhan air dapat dikarenakan oleh clay pasir, zat organik serta anorganik yang halus, plankton dan mikroorganisme lainnya. Standar kekeruhan air ditetapkan antara 5 sampai 25 NTU (Nephelometric Turbidity Unit) dan jika melebihi batas yang telah ditetapkan akan menyebabkan :

1. Mengganggu estetika

2. Mengurangi efekivitas desinfeksi air

Metode Pengukuran Tingkat Kekeruhan Air – NTU

Ada beberapa metode pengukuran kekeruhan yaitu :

1. Nephelometric method

nephelometric turbidity unit prinsip kekeruhan air dengan cara ini ialah didasarkan pada perbandingan intensitas cahaya yang disebabkan oleh suatu larutan standard dalam kondisi sama, semakin tinggi intensitas yang masuk makin tinggi kekeruhan alat yang digunakan beberapa turbidi meter sampel tube.

2. Visual method

Jakson Turbidity Unit. Yang dimaksud dengan visual method ialah pengukuran kekeruhan air dengan menggunakan cadle turbidi meter. prinsip pengukuran merupakan didasarkan pada panjangnya cahaya melalui suatu susspensi yang dihitung tepat pada saat bayangan nyala lilin (candle) hilang. Semakin panjang jalan candle turbidimeter, botol untuk membandingkan kekeruhan secara visual.

3. Turbiditer holigne

digunakan untuk mengukur kekeruhan 0 sampai 15 unit. Prinsip kerjanya yakni penerangan efek tundal dalam penyusunan sumber cahaya terhadap sampel air. Dalam hal ini tidak digunakan suspensi standar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *